Polusi Udara
Belum lagi terdengar kicawan burung pagi
Udara kota telah berubah menjadi hitam
Membuat sesak untuk bernafas
Kotaku tidak seperti dulu lagi
Udara telah tercemar di sini
Polusi telah bertebaran di seluruh penjuru
Dulu masih banyak pohon di sini
Tumbuh mengikuti alur jalan
Tapi, kini bisa dihitung dengan jari
Asap-asap kendaraan
Pabrik-pabrik, semakin hari kian bringas
Memenuhi udara di kota ini Ferdinaen Saragih.
Puisi Lainnya
puisi nya sangat bagus dan sangat menarik nie......
Tulis Komentar
Home » Puisi » Sebuah Puisi Anak Polusi Udara
Silahkan Berkomentar! No SPAM, No LINK, No URL pada isi komentar atau di Delete. Pilih Name/Url, untuk memasukkan link. Artikel bisa di copy-paste, Pastikan menulis sumber dan penulisnya. Terimakasih.