Malam Pertobatan
malam ini
semua candu kupuaskan
tetes-tetes anggur merah
raib sudah dalam setiap tegukan
nikotin kuhisap dalam-dalam
berputar memenuhi paru-paruku
aku muak
aku bosan
semua hanya konyol
pagi, aku terbangun dalam tidurku
dalam olengku
semua bagaikan mimpi
memuaskan malam terakhir
pertobatan Ferdinaen Saragih (2008: Setia Budhi).
Puisi Lainnya
hemmm, semoga pertaubatan yg nasuha. AMIin
Info yang bagus
Blogwalking.
Kunjungan baliknya juga ditunggu gan
artikel yang menarik untuk disimak.
salam kenal all:)
puisinya itu gan bikin menyentuh ke hati ni ,,,
makasih untuk puisinya,,
di tunggu postingsn terbarunya
selalu ada waktu bagi orang yang ingin bertobat...
Puisi yang bagus untuk dibaca,
ya puisi ini memberikan kepada orang yang mau bertobat dan banyak dosa
makasih untuk puisinya memotivasi banget nie
keren puisix
Mari Kita Tobat
Jadi inget masa kelam baca puisi ini, semoga menjadi taubatan yg nasuha bagi semua yg membaca... bagus sob :)
wahhhhh...dalam sob puisinya...salam kenal n thanks
semoga tobatnya sungguh-sungguh dan tidak mengulanginya lagi .
hadir di sini membaca rangkaian kata indah sarat makna satu tujuaan ke arah TAUBAT :-)
semoga benar2 bertobat,,jangan hanya kata ...
tomat nih...alias tobat maksiat..
semoga bertobat jangan hanya dengan kata kata saja
tobatlah tobat sebelum terlambat
siip ,, mantapp pisann gan ,,,
terimakasih banyak atas infonya sobat
ditunggu kunjungan baliknya
Tulis Komentar
Home » Puisi » Puisi Pertobatan
Silahkan Berkomentar! No SPAM, No LINK, No URL pada isi komentar atau di Delete. Pilih Name/Url, untuk memasukkan link. Artikel bisa di copy-paste, Pastikan menulis sumber dan penulisnya. Terimakasih.